Postingan

Menampilkan postingan dari 2013
Gambar
Rinduku Berpuisi lagi (Jingga)

Hay jingga,,,,
Apa kabarmu hari ini? tidak terasa sudah 2 musim ini aku lalui tanpa menyapamu, melukismu, bahkan menemanimu, sudah 2 musim ini pula aku menghilang dari mu jingga, bukan karena aku tak mau lagi melukis indahmu, tapi karena aku sedang berfikir, masih bisakah aku melukismu dengan puisiku tanpa adanya rasa ini? rasa ingin selalu bisa menyapamu dan menemanimu....
Jingga,,,bila waktu yang memberi kesempatan kita bertemu, waktu pulalah yang akan menentukan perpisahan itu. Nanti, bila aku kembali ijinkan aku diam memandangimu, menikmati indahmu, dalam singkatnya waktuku. Mungkin hanya dengan itu aku bisa menebus semua rinduku padamu,,, Jingga,,kapan lagi musim ini akan berlalu? Agar aku bisa berdialog lagi denganmu, dengan penghuni langit lainnya,,,
Rasa rindu ini seperti bumi ketika musim kemarau yang merindukan tetesan air hujan dari sang langit. Rasa dahaga yang hanya bisa terbayarkan dengan aku melukismu kembali.....
Jingga,,,,, aku selalu menitipkan …
Aku
Hay,,,aku Anita, perempuan yang sedang mengalami metamorfosis menjadi seorang Wanita. Kali ini aku akan bercerita sedikit tentang aku, aku yang ditakdirkan lahir menjadi seorang Anita. Aku dilahirkan dari keluarga kecil yang sederhana, anak kedua dari 4 bersaudara dan aku paling cantik di antara mereka. :D Hobiku adalah bermusik, bernyanyi, nonton, berorganisasi, dll. Pokoknya kalau udah ngomongin yang namanya hobi gak akan ada habisnya deh, apalagi soal musik. Dilahirkan dalam keluarga yang memang memiliki kemampuan dalam bermusik membuatku lebih banyak belajar dari mereka. Nenekku yang dulunya seorang penyanyi sinden, beliau sering ikut dan mengisi acara melalui seni karawitan. Bapakku yang jago bermusik entah itu gitar, keyboard, bass, juga memiliki suara yang,,,uhm,,,ya 11-12 lah ama vokalisnya Koes Ploes :D

Berawal dari kebiasaan mereka yang sering memainkan musik ketika kumpul di rumah, aselih,,,mereka memiki genre masing-masing, kalau ibuk dan bapak masih seirama seleranya,…
"KESETIAAN"
Hay,,,, End of October today,,, well... what will we talk about to closed this month ??? :D

Buat warming up saja, kali ini saya akan mencoba menulis tentang kesetiaan dalam suatu hubungan. Sensitif  ya pembahasannya :D Bagi yang kurang berkenan dengan tulisan saya, boleh berkomentar di postingan saya langsung, yang pasti masukan yang bermanfaat ya.... sebelumnya terima kasih ^_^

Let's see !
"Kesetiaan". Apa yang pertama kali muncul dalam benak anda ketika mendengar kata yang satu ini. Kata yang erat kaitannya dengan perselingkuhan,,,,(wow bahasannya),,,well,,deg2an juga nulisnya. Apasih setia itu? lalu penting gak seh kesetiaan dalam suatu hubungan? gimana seh caranya setia?lalu bisa gak setia pada satu orang saja?.... dan pertanyaan tentang kesetiaan yang muncul dalam benak. Hum,,, menurut saya setia itu adalah suatu tindakan dimana kita konsisten dan fokus akan suatu hal baik itu sebuah pilihan atau keputusan yang kita ambil. Misalkan, ketika kita…
Oct 31,2013
Menjadi seseorang yang baru dalam hidupmu....  membuatku buta akan tentangmu....  sifatmu, kesukaanmu , hobimu.... 
 Menjadi dirimu memang tak mudah...  ketika takdir cinta yang memisahkan kalian.....   Aku tidak akan berusaha menjadi dirinya...  dia yang berada di hatimu, di tempat yang lain... 
 Aku tidak akan bisa  dan tak akan pernah bisa menggantikan posisi dia di hatimu.  Karena aku dengan caraku sendiri mencintai dirimu.
 Sayang... tak pernah aku cemburu dengan masa lalumu...  tak pernah pula aku iri dengan kisah cintamu yang lalu...   Biarkan aku berjalan di sampingmu... dengannya...  Aku, kamu, dan dia yang berada di surga. :')

Tentang sebuah masa,
Ini hanya tentang sebuah masa , masa di mana aku tertawa dalam duka, masa di mana aku menangis dalam bhagia, masa di mana aku terlelap dalam jaga,
Ini bukan sekedar sebuah masa, masa di mana aku menemukan sahabat, masa di mana aku menemukan kerabat, masa di mana aku menemukan kau yang terhebat
Ini akan menjadi sebuah masa, masa yang tak akan pernah terlupa, ketika aku mulai kehilangan asa, ketika aku mulai menghilang dalam rasa, tapi dirimu selalu merangkulku dalam harap.
"Jodohmu adalah kutukan terindah dalam hidupmu."
Perbincangan siang itu membuat saya kembali teringat akan pepatah di atas.  Ada yang pernah mendengar pepatah di atas sebelumnya?
Pepatah di atas saya dapatkan dari salah satu tutor saya ketika saya duduk di bangku SMA, masa putih abu-abu. Sayangnya , sebelum saya sempat menanyakan filosofi dari pepatah di atas, saya lebih dulu lulus sehingga komunikasi dengan beliaupun sangat terbatas. Karena keterbatasan komunikasi inilah saya mengurungkan niat saya untuk menanyakan langsung kepada beliau.

Jodomu adalah kutukan terindah dalam hidupmu , dalam hati kecil saya sempat protes memang , kenapa harus kata kutukan, kenapa tidak diganti dengan kata lain, anugrah misalkan. Apa mungkin kata kutukan adalah kata yang terakhir beliau pilih untuk menyampaikan maksud dari pepatah di atas. Tapi yasudahlah itu semua masih sekedar spekulasi yang belum ada penjelasannya sampai sekarang.
 Telaah demi telaah sudah saya lalukan untuk mengupas tunta…
Gambar
"Seperti burung yang harus terbang tinggi tapi sebenarnya dia takut ketinggian, seperti ikan yang seharusnya mengarungi samudra padahal dia takut akan derasnya ombak, seperti aku yang berjalan dengan satu kaki padahal aku harus mendaki gunung yang tinggi."
Bukan ingin menjadi perempuan cengeng atau manja, bukan lagi seorang gadis kecil yang kadang harus ditatih untuk berjalan. Bukan, ini Anita sedang mengalami suatu proses hidup yang tidak mudah tapi berkesan, yang panjang tapi bermakna. Insya Allah setiap kejadian pasti ada hikmahnya, Ayah dan Ibu selalu akan menjadi inspirasi cinta dan benci dalam hidup, manis dan pahit dalam dunia, serta tawa dan tangis dalam bahagia.  Ketika tangan lembut seorang ibu tak selamanya membelai halus wajahmu, ketika tangan yang kekar seorang ayah tak selalu ada memeluk dengan hanga, tapi ketahuilah satu hal mereka selalu ada memeluk kita dalam doanya, memohon tangan Tuhan yang Maha Lembut dan Kekar menjaga kita dalam derasnya lantunan doa da…
Gambar
Bukan Aku,
Aku seprti hilang,
tenggelam dalam kebisingan,,, Dari tempat sembunyiku aku mencoba merengkuh asa,,,

Ah,,,apa aku bisa?
aku yang terkurung dalam tembok kokoh peraturan
hidup dalam jalur yang sudah ditentukan..

Hei,ini bukanlah aku sebenarnya,,,
Aku dengan segala "keliaranku" berekspresi
Aku dengan segala "kenakalanku" dalam berfantasi.
Tapi  apa daya tubuh ini tak mampu berkreasi.
Berjalan lurus, yang sebenarnya jalan itu bukanlah jalan yang diinginkan
Bukan sesuai kata hati...

Bukan aku,,,
Tapi aku harus tetap menjalaninya menjadi seseorang yang mereka inginkan
tapi tidak seperti yang aku inginkan....


Nah,,,setelah sekian lama nunggu di daftar draft, akhirnya komentar saya untuk film Beowulf bisa diposting. Chek this Out :)


Beowulf
Film yang ditampilkan secara animasi ini diadopsi dari sebuah puisi kuno di jaman Kerajaan Eropa. Plot yang dipilih adalah sebuah kerajaan tua yang berada disebuah negeri yang memiliki penduduk belum begitu banyak. Kostum yang dikenakan dari setiap tokoh pun turut menggambarkan bahwa cerita ini berasal dari salah satu negara bagian di Eropa. Begitu pula bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris yang notabene hanya diapakai oleh negara-negara di Eropa pada waktu itu.
Film ini menceritakan tentang  ketangkasan  dari seorang ksatria yang bernama Boewulf. Bermula dari seorang raja yang bernama Horgar, dengan segala kekuasaaannya, kerakusannya , serta kekejamannya yang tidak pernah puas dengan apa yang dia miliki. Begitu pula para pengikutnya yang kejam dan tidak bermoral. Hingga suatu ketika muncullah monster raksasa yang buruk rupa di tengah-tengah pesta ya…
Dear, Jingga...
Entah, ini sajak  keberapa yang telah aku tulis untukmu, tentang indahmu,pesonamu, dan diammu.
Aku seperti kehilangan hati,
saat kauu memutuskan untuk pergi,,,
Aku seperti kehilangan mimpi,
saat kau tak inginkanku bersajak kembali.
Engkau yang selalu bilang jika hati ini tegar,
dan engkaupun tetap ingin memudar.
Aku hanya bisa menulis tetangmu,
Karena hanya dengan menulis tetangmu
adalah caraku mnenyatu dengan jiwamu,
dekat, meskipun fatamorgana


-Nita-



Aku Di sini untuk menemanimumendukungmu, menghapus lukamu.Aku, ada di sini untuk memberimu ,menjagamu ,menghapus tangismu,Jangan pernah takut untuk berjalan sendiri di lorong waktu yang gelap       karena aku akan menjadi lilinyang membantumu menemukan jalanmuTapi, sering kali kau abaikan,seringkalu tak kau hiraukansemua pesan-pesan yang ku berikan

Aku akan tetap bernyanyi,
meskipun tak ada lagi petikan gitarmu di sini...
Aku akan tetap berpuisi,
meskipun tak ada lagi bait-bait indah tentangmu menemani,,,
Biarkan aku liar dengan rasaku ini,
berdansa dengan perasaan yang bebas dan berani,,,
tak ada yang bisa mematikan rasaku ini,
termasuk dirimu sang penghuni hati.
Teman,,,
ketika kekasihmu mulai mengabaikanmu dan cuek padamu, sesungguhnya dia itu sedang mencari perhatianmu, karena kamu sudah terlalu sibuk dengan dirimu dan duniamu,,,,
jangan kamu membalas mengabaikannya, tapi berilah perhatianmu ,,, dan dia akan kembali padamu :)))))
Dear Jingga,,,,

Sekarang aku menyerah,,,
tidak bisa lagi aku melukismu dalam gelapku,
mendengarmu dalam diamku,,,
aku lelah,,,,
mungkin ini saatnya aku berhenti,,
tapi jingga,,,
bila aku tak melukismu lagi,,
akankah ada warna lain lagi yang akan bisa aku lukis
selain dari indah warnamu?



-anita-
Rindu Jingga

Percakapan sore itu membuat aku tahu apa yang sebenarnya membuat langit mendung enggan tersenyum kembali.


Jingga yang seharusnya mewarnai langit tapi tak bisa lagi membagi indahnya kepada penghuni langit. Aku terdiam saat sang langit menampakkan kesedihan itu, jelas terlihat di wajahnya.

Apa yang bisa dilakukan oleh seorang anak manusia yang tak tahu caranya bagaimana membuat Jingga kembali seperti sedia kala. Keindahannya dulu yang selalu mewarnai langit sore di kaki gunung tertinggi,


Aku terpaku melihat kejadian yang dialami penghuni langit sore itu....



Tiba-tiba, sang langit menumpahkan segala kesedihannya, yang ada hanya mendung gelap dan hujan deras dari mata sang langit...



Aku,,,, tetap berdiri di sana, ikut merasakan langit yang kehilangan Jingganya.... 

"Seperti seringai senyum sang mentari ketika aku mulai menulis (lagi ) tentang mu.
Jingga yang sempat meredup, kini merona kembali .
Tapi kali ini berbeda .....
hanya sekedar fatamorgana, tak lebih dari sebuah bayangan...
hanya bisa dilihat... tak bisa disentuh..."
Dear Jingga,,,,

Apa kabarmu hari ini? sudahkah kau mewujudkan mimpimu? mimpi yang bisa membuatmu yakin untuk menghadapi harimu ?

Kalau aku, satu yang menjadi mimpiku, kamu bisa tersenyum kepadaku dan menyapaku, mengakui kehadiranku yang mungkin tak pernah kau inginkan dalam hidupmu.

Aku hanya sepenggal kisah lalumu yang seperti debu, yang akan hilang tanpa bekas begitu saja,bila tertiup angin,


Mudah sekali bagiku menghadirkanmu dalam mimpiku di setiap gelapku, tapi bila kau tahu itu mungkin kau tak akan pernah bisa rela bila ternyata selama ini kau terjaga dalam tidurmu karena kau bangun di tidurku. :')
Ngomongin soal film, uhm,,mungkin aku orang yang paling katrok,, ahahahha,, gak hobi seh nonton,,,kecuali kalo ada film yang emang bisa bikin aku tertarik. Nah, salah satunya film 5cm, ehehheh,, pasti udah pada nonton kan??? aku,, baru beberapa waktu lalu nontonnya,,,ahahha gak updated banget kan :D
Berawal dari satu kisah #halahhhh,,,,hemm
Novel karya Dhonny Dhirgantoro ini salah satu yang membuat saya harus nonton secara langsung bagaimana kalau Novel ini difilmkan.
Dan, Alhasil,,,,,
Banyak yang dipotong adegan-adegan yang menurut saya penting untuk ditampilkan, seprti ketika si Ian yang mengadu domba antara Arial dan Zafran,lalu setelah itu ketika mereka ke sekolah SMA mereka yang dulu malam hari, nah , di situlah pengakuan seorang Ian kepada anggota power ranger lainnya #hallah.
Tapi, filmnya keren banget, pesan yang disampaikan juga kena banget ke penonton, ampe petugas bioskop kerepotan ngepel karena lantai pada basah (gak nding itu karena atap bocor aja :D)

Intinya seh,, film i…
Yuhuuuuuu,,,,,
Udah lama banget gak nulis puisi lagi :D
Kali ini puisi saya bercerita tentang seorang "Kupu-kupu Malam", terinspirasi dari seseorang yang pernah menjadi korban dalam kerasnya dunia Malam. Chack this out ^_^

"Menjadi seperti kembang layu, tapi masih tetap ayu,,, hanya terkadang yang terlihat sorot mata yang sayu.... Ayu,,, Bukan namamu, tapi tutur katamu,,, Tindak tandukmu yang merayu,,, hanya saja ayu,,, Itu semua sekedar topeng ayumu."
Alasannya kenapa mereka seperti itu karena mereka ini tidak ada pilihan lagi, entahlah yang saya tahu pilihan dalam hidup itu memang banyak hanya saja, terkadang kita tidak melihat satu jalan lain yang lebih dan menjadikan suatu pilihan jalan hidup.