Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2013
Dear, Jingga...
Entah, ini sajak  keberapa yang telah aku tulis untukmu, tentang indahmu,pesonamu, dan diammu.
Aku seperti kehilangan hati,
saat kauu memutuskan untuk pergi,,,
Aku seperti kehilangan mimpi,
saat kau tak inginkanku bersajak kembali.
Engkau yang selalu bilang jika hati ini tegar,
dan engkaupun tetap ingin memudar.
Aku hanya bisa menulis tetangmu,
Karena hanya dengan menulis tetangmu
adalah caraku mnenyatu dengan jiwamu,
dekat, meskipun fatamorgana


-Nita-



Aku Di sini untuk menemanimumendukungmu, menghapus lukamu.Aku, ada di sini untuk memberimu ,menjagamu ,menghapus tangismu,Jangan pernah takut untuk berjalan sendiri di lorong waktu yang gelap       karena aku akan menjadi lilinyang membantumu menemukan jalanmuTapi, sering kali kau abaikan,seringkalu tak kau hiraukansemua pesan-pesan yang ku berikan

Aku akan tetap bernyanyi,
meskipun tak ada lagi petikan gitarmu di sini...
Aku akan tetap berpuisi,
meskipun tak ada lagi bait-bait indah tentangmu menemani,,,
Biarkan aku liar dengan rasaku ini,
berdansa dengan perasaan yang bebas dan berani,,,
tak ada yang bisa mematikan rasaku ini,
termasuk dirimu sang penghuni hati.