Kamis, 26 September 2013

"Jodohmu adalah kutukan terindah dalam hidupmu."


Perbincangan siang itu membuat saya kembali teringat akan pepatah di atas. 
Ada yang pernah mendengar pepatah di atas sebelumnya?

Pepatah di atas saya dapatkan dari salah satu tutor saya ketika saya duduk di bangku SMA, masa putih abu-abu.
Sayangnya , sebelum saya sempat menanyakan filosofi dari pepatah di atas, saya lebih dulu lulus sehingga komunikasi dengan beliaupun sangat terbatas. Karena keterbatasan komunikasi inilah saya mengurungkan niat saya untuk menanyakan langsung kepada beliau.

Jodomu adalah kutukan terindah dalam hidupmu , dalam hati kecil saya sempat protes memang , kenapa harus kata kutukan, kenapa tidak diganti dengan kata lain, anugrah misalkan. Apa mungkin kata kutukan adalah kata yang terakhir beliau pilih untuk menyampaikan maksud dari pepatah di atas. Tapi yasudahlah itu semua masih sekedar spekulasi yang belum ada penjelasannya sampai sekarang.
 Telaah demi telaah sudah saya lalukan untuk mengupas tuntas rasa penasaran akan kata-kata di atas. Maka, muncullah pemikiran dari sudut pandang seorang Anita (saya) yang menangkap kata kutukan disini yang bermakna sebagai "TAKDIR".

Jodoh yang telah di(kutukkan)takdirkan Tuhan kepada umatnya yang semestinya diterimanya dengan ikhlas. Bila tidak sesuai dengan keinginan, jangan dikeluhkan jangan disesalkan , kita tidak bisa protes kepada Tuhan bila itu sudah menjadi takdir kita. Yang perlu di lakukan seorang anak mnusia terhadap takdirnya, termasuk jodohnya adalah menerimanya dengan ikhlas  menjaganya , mengasihinya , mengayominya baik lahir maupun batin hingga ajal memisahkan. Indah bukan...hemmmm :))))

Bila saat ini anda kurang menerima kondisi pasangan anda, ketahuilah sesungguhnya itu karena anda tengah membandingkan pasangan anda dengan perempuan\lelaki lain. Dan dari sinilah masalah itu muncul, kemudian setelah itu anda mulai menemukan sesuatu yang tidak anda temukan dari pasangan anda yang justru anda temukan dari pasangan lain. Dari sinilah besar kemungkinan konspirasi dua hati akan terjadi, uhm,, bahasa simplenya SELINGKUH !!!
Entahlah beribu alasan irrasional bisa saja muncul dari pasangan yang tengah berada dalam kondisi seperti ini. Ketika anda sudah mulai masuk dalam lembah yang menakutkan ini ketahuilah bahwasanya anda tengah dalam keadaan yang merugi.

Inti dari pembahasan diatas adalah seperti apapun jodoh yang telah dituliskan Tuhan kepadamu jadalah dia , sayangi dia, karena dia adalah penyempurna hidupmu. :)


Minggu, 22 September 2013


"Seperti burung yang harus terbang tinggi tapi sebenarnya dia takut ketinggian, seperti ikan yang seharusnya mengarungi samudra padahal dia takut akan derasnya ombak, seperti aku yang berjalan dengan satu kaki padahal aku harus mendaki gunung yang tinggi."

Bukan ingin menjadi perempuan cengeng atau manja, bukan lagi seorang gadis kecil yang kadang harus ditatih untuk berjalan. Bukan, ini Anita sedang mengalami suatu proses hidup yang tidak mudah tapi berkesan, yang panjang tapi bermakna. Insya Allah setiap kejadian pasti ada hikmahnya, Ayah dan Ibu selalu akan menjadi inspirasi cinta dan benci dalam hidup, manis dan pahit dalam dunia, serta tawa dan tangis dalam bahagia. 
Ketika tangan lembut seorang ibu tak selamanya membelai halus wajahmu, ketika tangan yang kekar seorang ayah tak selalu ada memeluk dengan hanga, tapi ketahuilah satu hal mereka selalu ada memeluk kita dalam doanya, memohon tangan Tuhan yang Maha Lembut dan Kekar menjaga kita dalam derasnya lantunan doa dari mereka. 
Mereka adalah inspirasi dalam hidup, mereka adalah pelajaran berharga dalam nanti aku mengarungi bahtera rumah tangga. Mungkin memang tidak seindah jalan keluarga yang lain, tapi mereka adalah lentera dalam duniaku yang masih gelap dan akan selalu ada ketika aku membutuhkan lentera itu.

Note: belum pernah foto bersama bapak dan ibu secara barengan, mungkin nanti suatu saat nanti akan ada waktu untuk kita :')

: ini foto diambil pas lebaran bulan Agustus 2013