Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Part 4

Mendung semakin pekat, malam semakin tidak bersahabat, lantunan nyanyian sang angin malam mulai membisikkan badai, butiran air dari sang mata langit berjatuhan menjadi bulir-bulir yang semakin membesar dan rapat. Hujan.
Aku termenung disamping jendela kamarku, kubiarkan sedikit terbuka dan hujan diluarpun ribut ingin masuk melalui celah-celah jendela. Langit seolah mengerti kegundahan hatiku. Seharusnya aku lebih bisa menerima kenyataan kalau ternyata Reno sama sekali tidak tertarik kepadaku. Aku harus cukup tahu diri. kalau memang Reno harus memilih, tentu bukan aku jawabannya. Masih banyak yang lebih baik di luar sana. Ah, basi ! Aku sedang tidak mau mendengar kata-kata bijak itu.
Aku biarkan lamunanku jauh melayang entah sampai ke negeri antah berantah. Jauh, fantasiku terlalu jauh. Aku tarik diriku dari lamunanku dan aku tahu, aku masih duduk termenung disamping jendela kamarku. Sebaiknya aku kembali ke duniaku, dunia yang penuh dengan ambisi, dunia yang penuh dengan kompetisi…

Part 3

Aku percaya suatu saat akan ada masa di mana aku harus memperjuangkan cintaku. Tapi bukan untuk saat ini, aku masih nyaman dengan status single yang aku sandang beberapa tahun terakhir ini. Kalau hanya merubah status single menjadi berpacaran, bisa saja aku lakukan kapanpun aku mau, tinggal pilih mana cowok yang sudah mengantri menjadi pacarku. Ahahaha,,, wanna puke ?
Aku bukan orang seperti itu. Menjalin hubungan dengan orang itu adalah hal yang sakral buat aku, bukan hal biasa. Bagiku, tidak mudah menyatukan dua hati yang berbeda,khususnya berbeda tujuan. Pernah beberapa kali aku menjalin hubungan (pacaran) dengan beberapa pria . Tidak pernah berjalan lama, tidak ada yang membekas sampai ke hati. Karena mungkin mereka bosan dengan apa yang ada pada denganku. Ya, memang benar aku membosankan. Jangankan seorang pacar, seorang sahabatpun aku tak punya. Karena aku tidak mudah menerima seseorang yang baru dalam hidupku apalagi bisa percaya dengan orang lain, itu sulit bagiku. Aku lebi…

Part 2

Gambar
Menunggu itu bukan hanya tentang hal menunggu, tapi tentang bagaimana kamu menjaga keyakinan hati selama menunggu.”
Menunggu itu membosankan, menunggu itu buang-buang waktu, tapi buat mereka yang mampu menjaga keyakinan hatinya akan sesuatu yang mereka tunggu, itu tidaklah sulit. Justru dengan menunggu saat itu tiba, kita punya semangat yang lebih dan memiliki tujuan untuk menjalani hari-hari.
Kakiku melangkah meninggalkan ruangan kerjaku di lantai 2 kantor jurnalistik. Pukul 5.15 pm, sudah tidak begitu banyak karyawan yang berlalu lalang di ruangan itu. Sebagian dari mereka sudah pulang sejak lima belas menit yang lalu dan yang lainnya masih dengan deadline mereka yang harus segera diserahkan ke pimpinan redaksi. Aku masuk ke dalam lift dan langsung memencet tombol lantai dasar. Kesibukan hari ini membuatku merasa lapar lebih cepat dari jam makan malam yang seharusnya. Akhirnya aku memilih untuk bersantai dan menyantap beberapa cup cake di Cafe depan kantorku.Cafe ini salah satu…

Part 1

Gambar
Jingga
Senja yang mulai menghilang jingganya pun mulai memudar barganti oleh sang langit gelap
Tapi,,,apa gerangan yang sedang kau renungkan Apa pula yang sedang kau ragukan Bukankah langit yang akan selalu mengenang Bagaimana saat itu kita saling memandang
Aku mengerti apa yang sedang kau risaukan Aku juga paham apa yang sedang kau rindukan
Nyanyian sang alam Dekapan nyaman dari tangan sang bumi sapaan hangat sang mentari
Tapi,,, kini tak pernah kau rasakan lagi,, bahkan engkau pun sudah sangat lupa bagaimana ketika itu burung camar menari menantikan sang jingga.


Part 1


Ribuan masa yang lalu,
Rena,,,lari,,sini jangan sampai ke tangkap pak satpam!,”ah,,cemen lu Ren,,segitu aja kagak berani,,,!”.Lem nya yang banyak biar gak bisa lepas...,,ahahahha...”
------ Tawa itu....-----
Kita hanya anak remaja yang tanpa dosa mengusili satpam sekolah saat beliau mulai terkantuk-kantuk di pos jaganya. Melepaskan topi penutup wajahnya yang sedang tidur dan meletakkan petasan di bawah kursinya. …