Rindu Jingga


Percakapan sore itu membuat aku tahu apa yang sebenarnya membuat langit mendung enggan tersenyum kembali.



Jingga yang seharusnya mewarnai langit tapi tak bisa lagi membagi indahnya kepada penghuni langit. Aku terdiam saat sang langit menampakkan kesedihan itu, jelas terlihat di wajahnya.


Apa yang bisa dilakukan oleh seorang anak manusia yang tak tahu caranya bagaimana membuat Jingga kembali seperti sedia kala.
Keindahannya dulu yang selalu mewarnai langit sore di kaki gunung tertinggi,



Aku terpaku melihat kejadian yang dialami penghuni langit sore itu....




Tiba-tiba, sang langit menumpahkan segala kesedihannya, yang ada hanya mendung gelap dan hujan deras dari mata sang langit...




Aku,,,, tetap berdiri di sana, ikut merasakan langit yang kehilangan Jingganya.... 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Part 5

Cinta Tak Harus Memiliki (?)